BAB
I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Dizaman
modern seperti saat ini, banyak berita dan informasi penting yang bermanfaat
bagi kehidupan sehari-hari. Salah satu sumber informasi itu adalah internet.
Tak
sedikit orang mencari informasi dari internet. Dari kalangan pelajar hingga
orang-orang perkantoran dan para pejabat tinggi mencari berita dan informasi di
internet. Yang artinya dari berbagai macam profesi, mencari berita dan
informasi teraktual dari internet. Saat ini, para gurupun tak kalah menggunakan
internet. Mereka menggunakan internet untuk mengajar anak didiknya di sekolah.
Melalui
karya ilmiah yang berjudul “Memanfaatkan Internet Sebagai Sumber Belajar“ yang
masih banyak kekurangan ini, kami akan memberikan informasi mengenai bagaimana
guru menggunakan internet dalam proses belajar megajar, serta manfaat dan
kerugian dari internet. Sehingga pembaca akan mengetahui bagaimana cara guru
mengajar dengan internet.
Kami menyadari, karya ilmiah ini masih jauh
dari sempurna. Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat kami
harapkan.
BAB
II
PENGENALAN
INTERNET
2.1
Sejarah Singkat Internet
Sejarah mengenai internet dimulai pada
1969 ketika Departemen Pertahanan milik Negara Amerika, U.S. Defense Advenced
Research Projects Agency (DARPA) membuat riset tentang bagaimana caranya
menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organic. Program
riset tersebut dikenal dengan nama ARPANET. Pada perkembangannya di tahun 1970,
sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lainnya,
sehingga mereka bias saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.
Pada tahun 1971, Roy Tomlison
menciptakan program e-mail untuk ARPANET dan setahun berikutnya beliau berhasil
menyempurnakannya. Program e-mail begitu mudah, sehingga langsung menjadi
populer. Pada tahun 1972, ikon @ juga diperkenalkan menjadi lembaga penting
yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan computer ARPANET mulai
dikembangkan ke luar Amerika Serikat. Komputer University Collage di London
merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota
jaringan ARPANAET. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer, yakni Vinton
Cerf dan Bob Kahn mempersentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang
menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipersentasikan untuk pertama
kalinya di Universitas Sussex.
Seiring dengan berkembangnya teknologi
komunikasi, pada saat ini untuk menggunakan internet bisa melalui telepon atau
alat komunikasi mobile seperti handphone atau PDA (Personal Data Assistant)
dengan menggunakan teknologi WAP (Wireless Application Protocol). Pengguna
internet sampai tahun 2005 menurut situs www.Internetworldstats.com
telah mencapai 938.710.929 jiwa manusia atau sekitar 14,6% dari seluruh total
jumlah penduduk dunia pada tahun tersebut. Di Indonesia sendiri berdasarkan www.Internetworldstats.com
, pengguna internet tumbuh lebih 1000 persen dalam 10 tahun terakhir, yaitu
mencapai 25 juta jiwa. Berdasarkan data update 20 Juni 2008, jumlah pengguna
Internet di Indonesia menduduki peringkat ke 5 di Asia.
2.2
Pengertian Internet
Internet merupakan suatu kata yang kita
kenal dan sering kita dengar. Bila kita dengar kata internet di imajinasi kita
langsung muncul beberapa gambaran tentang fasilitas-fasilitas yang ada di
dalamnya. Tetapi bagi sebagian orang yang belum mengetahui dan belum paham apa
itu internet, tentunya akan timbul pertanyaan di benak mereka. Apa internet
itu?
Maka dari itu, para ahli mengemukakan
pendapatnya, bahwa internet itu adalah suatu jaringan computer yang satu dengan
yang lainnya berhubungan untuk keperluan komunikasi dan informasi. Sering juga
internet diartikan sebagai jaringan komputer di seluruh dunia yang berisikan
informasi dan sebagai sarana komunikasi data yang berupa suara, gambar, video,
juga teks. Informasi ini dibuat oleh penyelenggara atau pemilik jaringan
computer atau dibuat pemilik informasi yang menitipkan informasinya kepada
penyedia layanan internet.
BAB
III
PENGGUNAAN
DAN PEMANFAATAN INTERNET
BAGI
PARA PENDIDIK
3.1
Penggunaan Internet
3.1.1
Peran Internet Bagi Para Pendidik
Segala sesuatu yang diciptakan manusia
tujuannya sama yaitu ingin bisa bermanfaat bagi orang banyak. Dan begitupun
dengan internet. Internet diciptakan dengan tujuan dan ingin dapat bermanfaat
bagi orang banyak dan itu terbukti, bahwa internet sangat dibutuhkan dari zaman
dahulu hingga modern seperti sekarang ini, setelah internet diciptakan.
Dari berbagai kalangan dan profesi,
hamper semuanya memanfaatkan internet sebagai sumber informasi dan sumber
berita, salah satunya adalah guru.
Sekarang ini, banyak para guru
menggunakan jasa internet sebagai sumber informasi dan untuk sarana belajar
mengajar. Dari berbagai macam fasilitas dan hasil informasi yang cepat,
internet sangat membantu bagi para guru, sebab internet dapat mempermudah guru
dalam mentransfer ilmu kepada anak-anak didiknya. Dan saat ini tak sedikit para
pendidik memanfaatkan internet untuk membantu mereka dalam proses pengajaran.
3.1.2 Mencari Bahan Materi
Keterbatasan informasi yang didapatkan
didalam buku pegangan para guru, sering kali membuat mereka kesulitan dalam
mengajarkan materi kepada anak didiknya. Dari sini lah peran internet
dibutuhkan.
Seperti yang telah diketahui, bahwa
fungsi utama internet asalah sebagai salah satu sumber informasi yang cukup
akurat. Maka dari itu para pendidik memanfaatkan sarana internet untuk
mendapatkan materi tambahan yang digunakan untuk mengajar anak didiknya.
Dengan membuka internet, para pendidik
bisa mendapatkan materi tambahan yang dibutuhkan. Karena banyaknya situs atau
artikel tentang kependidikan maka akan lebih memudahkan pencarian dan mudah
mendapatkan materi yang dibutuhkan. Mereka tinggal membuka situs-situs di
internet yang kemudian akan muncul beribu artikel yang mereka inginkan.
Bahan materi ajar di internet memang
sudah diatur dalam kurikulum, namun pendidik bisa mengembangkan materi ajar
tersebut, agar pengetahuan yang dimiliki anak didik semakin banyak dan wawasan
semakin luas.
3.1.3 Bekerjasama
Dengan Para Pendidik
dari Dalam/Luar Negeri
Untuk
Meningkatkan Pengajaran
Internet yang bersifat global, dapat
menghubungkan ke berbagai wilayah, bahkan ke seluruh belahan dunia. Dengan kata
lain, kita dapat berhubungan langsung dengan orang diseluruh dunia.
Selain
itu, terdapat banyak sekali kegiatan atau transaksi yang di lakukan orang di
internet. Bahkan mereka bias bekerjasama dalam bidang tertentu agar memajukan
dan meningkatkan kualitas pekerjaan yang sedang dijalaninya.
Di sanalah para pendidik memanfaatkan
fungsi internet sebagai bahan kerjasama dengan pendidik lain dari dalam maupun
luar negeri
Sebagai
manusia biasa yang memiliki keterbatasan kemampuan, para gurupun membutuhkan
bantuan dari pihak lain untuk menutupi kekurangannya itu. Maka dari itu para guru
bisa untuk mencoba bekerjasama dengan para pendidik lain di luar daerah. Bahkan
mereka juga bisa bekerjasama dengan pendidik-pendidik di seluruh dunia.
Pengajaran yang dipakai di luar negeri,
yang berbeda dengan metode pengajran di Indonesia saat ini. Jika para pendidik
bisa melakukan hubungan kerjasama dengan para guru di luar negeri, pendidik
Indonesia bisa mencontoh dan menerapkan metode pengajran luar negeri di
Indonesia. Sebab, dengan hubungan kerjasama tersebut, para pendidik dapat
bertukar ilmu pengetahuan mengenai hal kependidikan. Sehingga akan meningkatkan
kualitas pengajaran dan pendidikan di Indonesia, serta dapat melahirkan anak
didik yang berilmu tinggi, dan berprestasi.
3.1.4
Meningkatkan Mutu Pendidik
Pendidikan tidak bisa terlepas dari peran
pendidik. Mutu pendidikan Indonesia sekarang masih sangat jauh tertinggal dari
Negara-negara lain di dunia. Tidak bisa dibayangkan ketika di Negara agraris
yang subur, perairan yang luas, dan barang tambang yang melimpah tetapi
pendidikan amat jauh tertinggal dari Negara-negara lain. Dengan SDA tersebut,
masyarakat seharusnya tidak kekurangan pangan. Salah satu faktor adalah
disebabkan karena masyarakat Indonesia tidak mampu mengelola hasil buminya
sendiri. Kenapa bisa seperti ini? Jelas pendidiklah yang menyebabkan semua ini.
Lemahnya kualitas pendidikan Indonesia membuat masyarakat tidak maksimal dalam
mengelola hasil buminya sendiri. Salah satu lemahnya mutu pendidikan Indonesia
adalah karena pendidik yang kurang update informasi/ilmu pengetahuan. Pendidik
yang tidak mau update perkembangan yang ada, sudah tentu gaya mengajar dan
kemampuan mengajarnya sudah bisa dikatakan ketinggalan zaman atau jadul (jaman
dulu) dan bisa juga disebut jadulisme pendidik. Maka dari itu pendidik haruslah
selalu update informasi perkembangan pendidikan, agar tidak tertinggal
perkembangan yang ada.
Internet adalah media yang sangat
efektif dalam upaya update infprmasi dan mencari transferan ilmu pengetahuan
bagi seorang pendidik. Gaptek adalah sebutan yang tepat bagi pendidik yang
tidak mampu mengoperasikan komputer dan tidak tahu dengan internet. Padahal di
dunia maya, internet tersebut banyak sekali yang bisa didapatkan. Informasi di
internet sangat lengkap dari yang bertaraf nasional hingga internasional ada di
sana.
Pendidik yang baik adalah pendidik yang
selalu mengikuti perkembangan yang ada khususnya dalam dunia pendidikan.
Berkorban dalam upaya untuk turut serta memajukan mutu generasi bangsa, sudah
menjadi resiko yang harus dijalani seorang pendidik seperti membeli buku, media
pebelajaran, dan sebagainya. Hal yang paling efektif untuk update informasi dan
mencari transfer ilmu pengetahuan dalam upaya peningkatan mutu pendidik adalah
media internet.
Kalau cuma mengandalkan buku untuk
memperkaya ilmu pengetahuan, hal ini sangat kurang efektif. Pendidik secara
umum lebih mementingkan untuk biaya hidupnya sehari-hari daripada untuk membeli
buku, karena harga buku sendiri tidaklah murah. Harga buku sekarang rata-rata
puluhan ribu bahkan mencapai ratusan ribu. Bukan hanya itu, yang menjadi
masalah kadang buku yang sudah terlanjur dibeli isinya tidak sesuai dengan yang
diharapkan. Dengan kata lain, informasi atau ilmu baru yang diharapkan tidak
bisa didapatkan atau kurang bermutu.
Berbeda jauh dengan nternet. Media ini
sangatlah efektif digunakan untuk mencari transferan ilmu pengetahuan, mencari
informasi, berkomunikasi dan berdiskusi. Hanya dengan berduduk manis di depan
komputer/laptop/handphone yang difasilitasi internet, sudah bisa keliling dunia
dan mengetahui perkembangan-perkembangan yang ada di dunia. Tidak hanya itu,
jika browsing di internet, kita bisa memilih-milih sendiri dan langsung dapat
membaca isi materi yang diharapkan.
3.2
Pemanfaatan Internet
3.2.1
Membantu Para Pendidik Apabila Mendapat Kesulitan
Manusia adalah mahluk Tuhan yang paling
sempurna. Mereka diberi kelebihan akal pikiran sebagai bukti kesempurnaannya
dibandingkan mahluk Tuhan lainnya.
Dari akal pikiran itulah, manusia dapat
memiliki kemampuan berpikir dan menguasai ilmu pengetahuan. Tetapi setiap orang
memiliki kapasitas kemampuan yang berbeda-beda, tidak semuanya memiliki daya
serap ilmu yang sama.
Begitupun halnya dengan seorang guru.
Guru yang identik dengan berpengetahuan dan wawasan yang luaspun memiliki
keterbatasan kemampuan. Sering kali mereka mendapatkan kesulitan dalam
menguasai materi dan mengajar anak didiknya. Dari situlah internet diperlukan.
Setidaknya ternet bisa membantu para
pendidik dalam kesulitannya menguasai materi ataupun ada suatu materi yang yang
belum mereka fahami. Internet membantu memecahkan masalah yang dihadapi mereka.
Misalnya, apabila pendidik kurang memahami suatu materi, ribuan artikel yang
tertulis dalam internet sedikit banyaknya siap membantu dan memberikan
solusinya. Mereka tinggal membuka situs tertentu atau yang mereka inginkan dan
kemudian akan muncul ribuan artikel yang akan memberikan jawaban dari masalah
mereka. Di sisi lain merekapun akan mendapatkan informasi dan ilmu tambahan
dari sana.
3.2.2
Pendidikan Menengah Bagi Anak Didik
Selain bisa mendapatkan materi untuk
proses pengajaran kepada anak didiknya, internet juga berperan untuk pendidikan
menengah bagi anak didiknya.
Sejuta ilmu pengetahuan yang terdapat di
internet memberikan sisi positif lain bagi para anak didik. Selain mendapatkan
ilmu pengetahuan, internet juga bisa meningkatkan motivasi siswa dalam belajar,
sehingga anak didik lebih bisa memacu diri untuk lebih giat lagi dalam belajar.
Di samping itu, internet juga bisa merangsang dan memotivasi siswa dalam
mengembangkan intelektualnya, sehingga mereka dapat mengembangkan penelitian
dan pengembangan ilmu, baik teoritis maupun terapan.
Selain dari pada itu, para murid juga
bisa melakukan tukar menukar informasi atau tanya jawab dengan pakar atau para
ahli maupun seseorang yang dapat menambah wawasan mereka yang dapat dilakukan
melalui internet. Dengan demikian, para murid akan lebih mudah mendapatkan ilmu
pengetahuan tambahan sehingga menambah pula wawasan mereka.
3.2.3
Alat Berdiskusi Para Pendidik
Sesama pendidik akan lebih baik bila
berdiskusi dan saling mengkritisi. Pendidik bisa berdiskusi dan mengkritisi
tentang materi ajar, kurikulum baru, cara mengajar, dan lain sebagainya.
Contonya dengan membuat “blog” dan dalam
blog tersebut pengelola blog menulis suatu masalah yang ditemukan dalam lembaga
pendidikan tempat ia mengajar. Untuk mencari solusi tersebut, pengelola blog
bisa mengundang teman-temannya untuk menanggapi masalah yang ada. Selain itu
tanpa mengundangpun, dalam blog tersebut sudah bisa dibaca oleh orang lain dan
mungkin juga pengunjung akan meninggalkan komentar dan solusi menurut pemikiran
masing-masing. Dari hasil komentar dan solusi ini tentu pengelola blog, tinggal
memilih solusi yang sekiranya cocok untuk menjawab masalah yang ada. Begitu
pula pengunjung blog, dia bisa tahu masalah yang ada dan melihat komentar serta
solusi yang ada, sehingga secara tidak langsung, pengelola blog juga sudah
turut membantu orang lain dalam upaya meningkatkan mutu pendidik bukan hanya di
Negara kita sendiri, tetapi dunia.
Di internet, banyak sekali group
komunitas, dan ahli-ahli pendidikan. Ini tentu sangat menguntungkan bagi
seorang pendidik, karena dengan ini seorang pendidik yang belum tergabung dalam
komunitas tersebut bisa bergabung dh berdiskusi di dalam group tersebut. Tidak
hanya itu, seorang pendidik juga dapat menanyakan sesuatu dengan menggunakan
e-amil yang bisa diakses di internet. Hamper semua hal yang diharapkan seorang
pendidik tersedia di internet. Saling berbagi pengalaman dengan sesama pendidik
dan orang-orang yang peduli dengan pendidikan tentu akan mampu meningkatkan
kualitas diri seorang pendidik.
Di lembaga pendidikan yang satu dengan
yang lain tentu berbeda-beda masalahnya dan tentu berbeda pula proses
penyelesaian masaahnya. Dan hal itu juga bisa dijadikan ajanga diskusi di dunia
maya, serta dapat pula dijadikan ajang untuk bertukar pengalaman sesame
pendidik. Dengan update informasi di internet, hal ini bisa meningkatkan
kesiapan mengenai kemampuan menyelesaikan masalah-masalah yang ada maupun belum
pernah dihadapi oleh seorang pendidik.
Penggunaan media internet ini jelas akan
membantu pendidik dalam memperkaya informasi atau ilmu pengetahuan. Secara
tidak langsung bertambahnya ilmu pendidik maka bertambah pula kualitas pendidik
dan dengan meningkatkan kualitas pendidik maka akan meningkat pula mutu
pendidikan, sehingga apa yang menjadi keluhan bangsa ini bisa terjawab dengan
meningkatkan mutu pendidikan Indonesia tercinta ini.
3.2.4
Cara Pendidik Terhindar Dari Maraknya Dunia Internet
Adanya internet juga menimbulkan
banyaknya masalah dan gangguan pada pemakainya. Para pendidikpun banyak yang
mengalami hal serupa. Mereka mulai terjerumus pada dunia internet yang pada
dasarnya sebagai sumber belajar, menjadi sarana hiburan semata.
Kemudian muncullah beberapa cara agar
para pendidik tidak terjerumus dalam maraknya dunia internet dengan harapan
akan mampu memanfaatkan internet secara maksimal sebagai sumber belajar.
1. Buatlah
jadwal khusus untuk bermain internet. Karena jadwal akan memaksa untuk
melakukan suatu kegiatan menjadi efektif dan seefisien mungkin.
2. Mengumpulkan,
menyusun dan memilih kata kunci spesifik yang akan mereka gunakan dalam mencari
sumber belajar.
3. Buatlah
blog sebagai suatu catatan untuk menyimpan arsip-arsip atau sebagai
administrasi dalam menjalankan profesi sebagai guru.
4. Buatlah
review untuk siswa terhadap suatu situs yang pernah guru kunjungi. Hal ini
sangat bermanfaat bagi para guru ataupun siswa-siswanya dalam belajar suatu
materi yang mungkin saja hal itu sangat sulit disampaikan di kelas.
Dan saat ini, para guru mulai menerapkan
semua itu. Yang diharapkan agar para pendidik tidak salah dalam mengambil jalan
dan tetap mengerjakan tugasnya sebagai pendidik yang baik dan bertanggungjawab.
0 komentar:
Posting Komentar